HOME     GALERI    Yahoo Messenger

Oleh : Andy Herwanto pada :  25-06-2010
[dibaca : 79 ]  [komentar : 0 ]    


Syetan rupanya sangat bangga dengan tugasnya, menggoda manusia untuk berbuat jahat. Namun manusia yang satu ini rupanya juga penasaran. Kalau begitu, siapa yang menggoda syetan? katanya dalam hati.

Orang itu tak lain Mukidin, pertugas pentakmir masjid di dekat rumahnya. Dia sekarang makmur karena bisa korupsi di sana sini. Suatu ketika Mukidin bertanya pada seorang Kiai Sufi.
“Pak Kiai, syetan itu kan punya tugas menggoda manusia, lalau siapa yang menggoda syetan?” tanyanya agak sombong
.....
   [Selengkapnya]

 
     UserID
    
     Password
    
    
 


  Polling
 
Mengingat kondisi Institusi, masa kerja dan kepangkatan Customs next, Apa pilihan anda dalam karier di Bea Cukai saat ini
 
Hasil Polling
 
Promosi Ess IV tapi di negeri antah berantah
  22,22%
 
Promosi Ess V di KPM
  55,56%
 
Tetap Sebagai Pelaksana di Kantor Besar/Pilihan
  22,22%
 
Jumlah Vote : 9
Login for vote!
 



  Yang anget..yang anget...
Oleh : Andy Herwanto pada: 10-03-2010
Mengundang kehadiran rekan-rekan CX beserta keluarga, dalam acara Resepsi Pernikahan rekan kita :

Yulis Triono
&
Sari Andriani


Hari Minggu
Tanggal : 14 Maret 2010
Pukul : 11.00 - 13.00 WIB
Tempat : Gedung Pertemuan Pertamina (Wanita Patra)
Jl. Cempaka Putih Tengah XX B jakarta Pusat

...[selengkapnya]

 
Untitled Document

Pelayan Cantik Nishapur
Oleh : Andy Herwanto   2010-03-22 16:25:44
[dibaca : 137 ]    [komentar : 0 ]    


Fariduddin Attar bercerita: Suatu saat, seorang saudagar dari Nishapur meminjamkan wang kepada orang yang berada jauh di kota lain. Ia ingin pergi ke tempat itu untuk menagih piutangnya. Saudagar itu mempunyai seorang pelayan yang teramat cantik dan ia tidak boleh menemukan orang yang boleh dipercaya untuk dititipi pelayan cantik itu. Akhirnya ia memutuskan untuk menitipkannya kepada seorang saleh, Hazrat Utsman Hariri.

Pada suatu hari, secara tak sengaja, Hariri melihat wajah gadis itu dan dia langsung jatuh cinta kepadanya. Tapi ia mampu mengendalikan dirinya. Lalu ia pergi ke guru spiritualna, Hazrat Abu Hafs Hadad untuk meminta pertolongan melunakkan hatinya yang bergejolak. Sang guru menyarankan ia untuk pergi ke Hazrat Yusuf bin Husain dan mengikuti nasihat yang akan ia berikan.

Ketika Hariri tiba di kota Yusuf, orang-orang mencegah ia untuk menjumpai Yusuf karena Yusuf dianggap telah sesat. Hariri pun pulang ke Nishapur. Ketika gurunya mengetahui hal ini, ia menyuruh Hariri untuk kembali pergi menemui Yusuf. Kali ini, Hariri langsung menemuinya.

Hariri amat terkejut saat menjumpai Yusuf sedang duduk bersama seorang pemuda tampan dengan sebotol anggur dan sebuah cawan terletak di hadapannya. Namun wajah Yusuf memancarkan cahaya kesalihan. Hariri tak dapat mengerti perilaku yang tak lazim ini dan ia hanya boleh duduk memperhatikan Yusuf.

Ketika Yusuf mulai berbicara, kata-katanya amat indah sehingga Hariri terpukau dibuatnya. Hariri menanyakan perilakunya yang aneh itu. Yusuf berkata, “Pemuda tampan ini anakku.dan ia sedang belajar Al-Quran bersamaku sementara botol ini hanya berisi air. Dan mengapa aku bertingkah laku seperti ini, ini semua untuk menghindarkan para saudagar menitipkan pelayan cantiknya kepadaku ketika ia pergi….”
kisah kisah sufi)

 
Komentar


  Links

  Komentar
the CustomsneXt.com
copyright@2008