HOME     GALERI    Yahoo Messenger

Oleh : Andy Herwanto pada :  25-06-2010
[dibaca : 78 ]  [komentar : 0 ]    


Syetan rupanya sangat bangga dengan tugasnya, menggoda manusia untuk berbuat jahat. Namun manusia yang satu ini rupanya juga penasaran. Kalau begitu, siapa yang menggoda syetan? katanya dalam hati.

Orang itu tak lain Mukidin, pertugas pentakmir masjid di dekat rumahnya. Dia sekarang makmur karena bisa korupsi di sana sini. Suatu ketika Mukidin bertanya pada seorang Kiai Sufi.
“Pak Kiai, syetan itu kan punya tugas menggoda manusia, lalau siapa yang menggoda syetan?” tanyanya agak sombong
.....
   [Selengkapnya]

 
     UserID
    
     Password
    
    
 


  Polling
 
Mengingat kondisi Institusi, masa kerja dan kepangkatan Customs next, Apa pilihan anda dalam karier di Bea Cukai saat ini
 
Hasil Polling
 
Promosi Ess IV tapi di negeri antah berantah
  22,22%
 
Promosi Ess V di KPM
  55,56%
 
Tetap Sebagai Pelaksana di Kantor Besar/Pilihan
  22,22%
 
Jumlah Vote : 9
Login for vote!
 



  Yang anget..yang anget...
Oleh : Andy Herwanto pada: 10-03-2010
Mengundang kehadiran rekan-rekan CX beserta keluarga, dalam acara Resepsi Pernikahan rekan kita :

Yulis Triono
&
Sari Andriani


Hari Minggu
Tanggal : 14 Maret 2010
Pukul : 11.00 - 13.00 WIB
Tempat : Gedung Pertemuan Pertamina (Wanita Patra)
Jl. Cempaka Putih Tengah XX B jakarta Pusat

...[selengkapnya]

 
Untitled Document

KEHIDUPAN KITA TERINSPIRASI DARI SERANGGA????
Oleh : Supriyanto   2009-06-29 07:55:06
[dibaca : 199 ]    [komentar : 0 ]    


Dalam Wikipedia Bahasa Indonesia dijelaskan bahwa semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon.
Dalam, buku “MENJELAJAH DUNIA SEMUT” karya Harun Yahya dijelaskan bahwa kita bisa belajar dari Semut karena mempunyai kehidupan yang unik, antara lain Teknologi, kerja gotong-royong, strategi militer, jaringan komunikasi yang maju, hierarki yang rasional dan cerdik, disiplin, perencanaan kota yang sempurna… dalam bidang-bidang ini, yang manusia mungkin jarang cukup berhasil, semut selalu sukses. Makhluk ini, dengan perlengkapan komplit untuk mengalahkan pesaing tangguh dan bertahan dalam kondisi alam yang sulit, dalam penglihatan kita mungkin semua serupa. Padahal, sebenarnya setiap spesies dari genus semut - yang jumlahnya ribuan - memiliki ciri-ciri yang berlainan. Kami yakin bahwa makhluk yang memiliki populasi tertinggi di dunia ini dapat membuka cakrawala baru bagi kita, dalam cakupan ciri-ciri tersebut.

Dalam artikel “TAWON BERMADU” yang ditulis Harun Yahya mengenai Tawon, bahwa Tawon memproduksi madu tidak hanya untuk dirinya saja namun juga bagi manusia. Oleh karenanya, seperti beberapa hewan di muka bumi, tawon juga diciptakan demi khidmat kepada manusia. Sebagaimana ayam bertelor setiap hari meskipun ayam tidak membutuhkan atau sapi yang menghasilkan susu dalam jumlah besar jauh yang dibutuhkan oleh anaknya.
Dari penjelasan Harun Yahya di atas, kita dapat belajar dari kehidupan semut dan tawon. Namun ada beberapa hal yang dapat saya tambahkan dari kehidupan semut dan tawon :
Semut kalo kita amati taunya hanya mencari dan menumpuk makanan yg dia dapet tanpa mau berbagi dengan yang lain, baik sesama semut yang bukan kelompoknya apalagi non semut. Bahkan ada kelompok semut putih (biasa disebut rayap) yang justru banyak merugikan pihak lain terutama kita manusia. Dia tidak bisa memanfaatkan apa yg telah dia dapet untuk kemaslahatan/kemakmuran yang lain, padahal dia tahu bahwa dia ditakdirkan mempunyai umur pendek (ada yang telah meneliti dimana umur semut rata-rata cuma bisa bertahan 2 tahun).
Kita ternyata banyak yg seperti semut, hobinya mencari dan menumpuk harta kekayaan tanpa mau memanfaatkan untuk kemaslahatan/kemakmuran umat, tidak mau berbagi bahkan membantu orang lain yang membutuhkan. Paling hanya mau berbagi kepada kelompok/temen deket kita.

Lain halnya dengan tawon, dia datang membawa manfaat karena bisa membantu penyerbukan bunga sehingga menjadi buah yg bisa dimanfaatkan oleh makluk lain tmasuk manusia. Saat dia pergi, dia juga membawa kebaikan berupa madu yang juga bisa dimanfaatkan oleh makluk lain tmasuk manusia. Bahkan tawon mengambil sesuatu (sari madu) tanpa merugikan pihak yang diambil (misal bunga), bahkan yang diambil merasa dibantu dan yang diambil dapat bermanfaat kepada yg lain.

Tapi yang penting jangan seperti laba-laba, dia dengan susah payah membuat perangkap tetapi hanya untuk menjebak mangsanya, walaupun dibenarkan sesuai kodratinya karena dengan kerja kerasnya tsb laba-laba akhirnya mdapatkan makanan tanpa bersusah payah, tinggal menunggu mangsa yg tjebak dalam jaringnya….. Walopun kehidupan laba-laba ini tnyata mjd inspirator kebanyakan orang2 Amrik dgn mengembangkan Multi Level Marketing (MLM) yaitu awalnya dia membuat jaringan dgn mencari downline sebanyak-banyaknya, kalo sudah jadi jaringannya tinggal menikmati hasil dr bonus2 jaringannya>>>
Ada juga diantara kita yg belajar dr nyamuk, dia tidak memikirkan resiko dalam mencari/mendapatkan rejeki/makanan untuk kelangsungan hidupnya krn resiko nyamuk untuk mendapatkan makanan adlh mati terbunuh atau masuk dalam perangkap manusia. Ada diantara kita yg rela bekerja demi anak istri maupun perut kita/kesenangan kita sendiri dgn melanggar aturan (misal KKN), merampok, mencuri dll, walopon resikonya adlh dikeroyok warga, mati tertembak atau cuma dapet hukuman penjara????

Semoga kita dapat meniru serangga tp hanya mengambil yg baik n bermanfaat saja….!!!

Salam Sukses

 
Komentar


  Links

  Komentar
the CustomsneXt.com
copyright@2008